Thursday, September 09, 2010

Damandiri


(Jakarta, MADINA):   Ketua Yayasan  Damandiri, Prof Dr Haryono Suyono mengajak  seluruh warga yang akan pulang kampung untuk membawa oleh-oleh bendera merah putih untuk dibagi-bagikan kepada sanak saudara yang membutuhkan dikampung, mengingat suasana lebaran tahun ini masih dalam suasana memperingati HUT RI ke-65. “Ini sebagai salah satu upaya mencintai tanah air dan meningkatkan nasionalisme yang semakin tergerus,” kata Prof Haryono memberikan pengantar.

Read more...

Kelompok Posdaya Benteng Pancasila

(Jakarta, MADINA) : Kelompok-kelompok Posdaya (Pos Pemberdayaan Keluarga) yang mempunyai system organisasi dan manajemen yang solid akan menjadi Benteng Pancasila. Untuk itu Posdaya harus diperkuat organisasi dan manajemennya. Dalam mewujudkan cita-cita luhur tersebut Yayasan Damandiri bersama mitra kerja akan menyiapkan infrastruktur maupun sarana dan prasarana sehingga Gerakan Posdaya dapat berlanjut.

Read more...

(Bantul, MADINA) : Semangat gotong royong membangun dukuh melalui pemberdayaan keluarga tidak pernah layu dan surut, seperti Edelwys, bunga puncak gunung yang kesohor dengan keabadiannya. Dengan memanfaatkan keabadian budaya dan kearifan lokal gotong royong itu pula warga Dukuh Serut, Desa Palbapang, Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mampu memanfaatkan limbah cair dan limbah padat untuk menyuburkan lahan kebun dan sawah yang mendatangkan hasil luar biasa.

Read more...

Image

(Gorontalo, MADINA): Para mahasiswa yang diterjunkan dalam Kuliah Kerja Sinergis Bersama Masayarakat (KKS) untuk membangun Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) di desa jangan takut salah, karena sudah dibekali materi. Kita juga sudah mempunyai komitmen bahwa Posdaya harus dibentuk  walaupun tidak dihadiri oleh Kepala Desa maupun Bupati kita terus tetap bekerja.

Read more...

(Gorontalo, MADINA): Kesejahteraan Sosial didunia dewasa ini berubah dari pendekatan  yang bersifat caritas menjadi pendekatan human right atau berupa pendekatan hak-hak asasi manusia. UU No 11 tahun 2009  secara jelas menggambarkan perubahan tersebut  secara drastis. Kalau semula program-program  kesejahteraan sosial  atau pembangunan kesejahteraan sosial  dipusatkan pada panti-panti asuhan, baik panti  lansia, pantiwerda, panti cacat, maupun panti jompo dsb.

Read more...

(Gorontalo, MADINA):  Keberadaan mahasiswa itu ditengah antara pemerintah dan masyarakat sebagai mediator sekaligus fasilitator untuk mengatasi masalah kemiskinan. Oleh sebab  itu melalui Program Posdaya yang akan dikembangkan  oleh para mahasiswa melalui Kuliah Kerja Sinergis (KKS) Posdaya Universitas Negeri Gorontalo (UNG) akan semakin mendekatkan dan makin mengeliminasi  masyarakat yang belum sejahtera menjadi masyarakat sejahtera.

Read more...

(Gorontalo, MADINA): Bupati Bualemo, Iwan Bokings berharap anggota DPRD  Kabupaten Boalimo beserta Pemkab tetap kompak dan serius  bersama-sama mengatasi kemiskinan. Sehingga anggaran yang diajukan untuk Posdaya yang pro orang miskin itu diluluskan. Kalau itu terwujud maka akan cepat menurunkan angka kemiskinan  dan mempercepat capaian MDGs .

Read more...

(Boalemo, MADINA): Jenderal Besar HM Soeharto dibadikan menjadi nama Jalan di Pusat Kota Boalemo. Jalan itu berseberangan dengan Jalan Prof Dr Oloi Sapu. Karena rakyat merasakan kepemimpinan beliau dengan adanya pembangunan irigasi, jalan dll. Tiga tahun lalu  jalan ini belum ada namanya. Rakyat ingin  jalan itu diberi nama orang-orang terkenal  di propinsi dan tokoh pejuang di  Boalemo. “Salah satu pilihan tokoh nasional adalah Jenderal Besar H HM Soeharto yang mestinya kita harus minta ijin kepada keluarga,” ujar Bupati Boalemo, Iwan Bokings saat ditanya wartawan. 

Read more...

(Jakarta, MADINA):  Pada tanggal 11 Juli 2010 dunia merayakan Hari Kependudukan Dunia, yang tahun ini mengambil tema ‘Everyone counts’ atau ‘Semua orang harus diperhitungkan’. Tema ini dipilih karena adanya putaran sensus penduduk 2010 di seluruh dunia.

Read more...

Image(Jakarta, MADINA): Pemberdayaan keluarga untuk mengentaskan orang miskin perlu mendapat dukungan dari semua pihak baik pemerintah, swasta maupun orang-orang kaya yang peduli terhadap anak bangsa yang masih tertinggal. Memberdayakan orang miskin membutuhkan ketelatenan dan jangka waktu yang lama. Walau begitu, harus dilakukan secara optimal dan penuh kesungguhan. Untuk itu dukungan RRI untuk ikut menyebarkan luaskan masalah kepedulian sosial ini sangatlah tepat karena RRI dapat menjangkau keseluruh pelosok tanah air.

Read more...

More Articles...

Page 1 of 30

Start
Prev
1