Tuesday, September 07, 2010

“Dengan Senyum Ceria, Kutatap Dunia”

Hari Anak Nasional tahun 2010 dimaknai sebagai kepedulian seluruh bangsa Indonesia terhadap perlindungan dan pemenuhan hak- hak anak untuk tumbuh dan berkembang secara sejahtera agar terbentuk generasi penerus yang tangguh, sehat, jujur, cerdas, dan berprestasi. Menyambut Hari Anak Nasional, Kementerian Sosial Ikut menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan yang akan diadakan di Gedung Aneka Bhakti (GAB) dan Halaman Parkir Kementerian Sosial, Kamis 22 Juli 2010 “ One Day For Children”.

Kali ini untuk peringatan Hari Anak Nasional Kementerian Sosial mengangkat tema “Dengan Senyum Ceria, Kutatap Dunia”, keceriaan anak – anak tidak luput dari warna – warna kehidupannya yang beragam dalam menikmati Indahnya Dunia, ujar Direktur Anak Harry Hikmat.



Hari Anak Nasional merupakan bentuk penghargaan Pemerintah untuk menjamin pemenuhan hak – hak anak untuk atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta terlindungi dari kekerasan dan diskriminasi, memperoleh pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan dan perlindungan, maka tanggal 23 Juli setiap tahunnya ditetapkan sebagai Hari Anak Nasional berdasarkan keputusan Presiden Nomor 44 Tahun 1984.

Banyaknya permasalahan anak saat ini memang tidak luput dari faktor keluarga dan ekonomi, mereka harus berjuang untuk mencari sesuap nasi, banyak diantara mereka harus menjadi tulang punggung keluarganya, menjadi korban eksploitasi, trafficking, bahkan pekerja anak, dihari anak ini momentum keceriaan bisa menjadi acuan mereka untuk lebih keratif dan produktif.

Kementerian Sosial telah menggelar berbagai kegiatan terkait Hari Anak Nasional, diantaranya National Young Leader Forum 5 – 10 Juli di Wisma Kinasih Cibinong kerjasama Cibinong dan Word Vision Indonesia (WVI) dihadiri Dirjen Yanrehsos Makmur Sunusi dan Direktur Pelayanan Sosial Anak Harry Hikmat, dihadiri 200 anak binaan dari WVI di Papua, NTT, Jakarta, Sulawesi Tengah, Aceh dan UPT Kemensos, Jambore Sahabat Anak  ke XIV merupakan ajang temu kreasi menampilkan bakat perkelompok untuk memperagakan budaya khas nusantara, lokakarya kuliner Nusantara, olimpiade sahabat, lomba hias tenda, lomba mading, lomba masak nusantara dan bazar, jambore tahun ini diikuti 700 anak kaum marginal, terdiri dari anak jalanan, anak pemulung, anak dari keluarga miskin, anak dari area bantaran kali serta 100 siswa dari sekolah umum untuk turut serta dengan tujuan memberikan kesempatan bagi murid untuk melakukan fungsi sosialnya sejak dini.dari berbagai kelompok dan 350 relawan pendamping yang berusia 18 tahun.

Care For The Litle Hands juga telah diselenggarakan oleh Kementerian Sosial sejak 15 – 24  Juli, merupakan ajang kreativitas anak jalanan diikuti sebanyak 125 anak jalanan dari tingkat dasar, menengah dan advance.

Tahun ini tema Nasional Hari Anak tahun 2010 “Anak Indonesia Belajar untuk Masa Depan” melalui tema ini diharapkan seluruh komponen bangsa dapat terinspirasi untuk terus meningkatkan perhatian terhadap pentingnya mempersiapkan anak-anak Indonesia menjadi generasi unggul yang memiliki karakter cerdas dan berprestasi. Anak adalah masa depan bangsa ditangannyalah tercurah harapan untuk menjadikan bangsa lebih maju, beriwibawa dan menjadi unggulan di kancah Internasional.***(Tira/C-9/depsos.go.id)