Thursday, September 09, 2010
image image image image image
Damandiri dan Mitra Siagakan 22 Posko Lebaran (Jakarta, MADINA):  Dalam rangka menyambut mudik dan arus balik lebaran 1431 H,  Yayasan Damandiri bekerja sama dengan Dompet Duafa (DD), RRI, Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS), Himpunan Pandu dan Pramuka Wreda (HIPPRADA), Gerakan Pramuka dan Kominfo mensiagakan posko lebaran di 22 titik di 12 daerah mulai dari Merak sampai Banyuwangi.
Penjelasan Presiden Soal Insiden dengan Malaysia: "Perundingan Batas Wilayah Harus Segera Dituntaskan" (Jakarta, MADINA): Insiden penangkapan tiga petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di perairan Pulau Bintan oleh patroli Malaysia harus diselesaikan dengan cepat, tepat, dan tegas. "Karena ini berkaitan dengan kepentingan nasional kita," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ketika menyampaikan duduk soal dan sikap pemerintah terhadap insiden dengan Malaysia, di Gedung Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Rabu (1/9) malam usai buka puasa bersama dan salat Tarawih.
Pansel Ajukan Dua Nama (Jakarta, MADINA): Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, didampingi Wapres Boediono, menerima Panitia Seleksi Calon Pengganti Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berjumlah 13 orang, di Kantor Presiden, Jumat (27/8) siang. Mereka datang dipimpin ketuanya, Patrialis Akbar, yang juga Menteri Hukum dan HAM. Kedatangan mereka untuk melaporkan hasil akhir seleksi yang berlangsung hampir 3,5 bulan ini.
Pulang Mudik Membangun Kebersamaan Dalam Kepedulian Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI yang ke 65 dan bulan Ramadhan 1431 H membawa berkah yang luar biasa. Atas prakarsa DNIKS dan Pimpinan Radio Republik Indonesia, beberapa lembaga sosial yang bernaung dalam DNIKS seperti BK3S, Hipprada dan Yayasan Damdndiri, Gerakan Nasional Pramuka, Dompet Duafa, dan lainnya, termasuk teman-teman dari kalangan pemerintah antara lain dari Kementerian Kominfo, serta perusahaan swasta seperti Kraftig Advertising, berkumpul untuk mengembangkan program dan kegiatan mengantar saudara-saudara kita yang pulang kampung bersilaturahmi sebagai duta kebajikan.
"Kalau Ada yang Mengganggu Kedaulatan Kita, Harus Kita Lawan" (Jakarta, MADINA): Kita harus bersyukur karena sejak kemerdekaan hingga hari ini bangsa Indonesia dapat mengatasi berbagai cobaan dan tantangan. Ketika dunia mengalami krisis perekonomian, kita selamat dan ekonomi justru tumbuh tinggi berkat kerja keras dan kebersamaan kita.

Haryono Suyono

Silaturahmi Pembangunan Dalam Idul Fitri
08/09/2010 | Zackir
article thumbnail

Beberapa hari lagi kita semua akan merayakan hari kemenangan dalam pesta Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1431 H. Sebagian Saudara kita yang berasal dari desa-desa di seluruh Indonesia telah mulai b [ ... ]


Pramuka Peduli Gelar Bakti Sosial
04/09/2010 | Zackir
article thumbnail

Oleh : Prof Dr Haryono Suyono

Gerakan Nasional Pramuka yang selama ini selalu aktif melakukan gerakan peduli terhadap sesama, Minggu  5 September  lalu menggelar acara bhakti sosial yang ditujuka [ ... ]


Other Articles

Koperasi Masih dan Tetap Penting di Era Globalisasi

 

Presiden SBY menuliskan pesan singkat pada pigura Deklarasi KSP/USP, pada peringatan puncak Hari Koperasi Nasional ke-63 di Lapangan Kodam V/Brawijaya, Surabaya, Kamis (15/7) pagi. (foto: abror/presidensby.info)(Surabaya, MADINA): Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membuka Peringatan Puncak Hari Koperasi Nasional ke-63 di Lapangan Kodam Brawijaya V, Surabaya, Kamis (15/7) pagi. Tema yang diangkat untuk peringatan tahun ini adalah "Koperasi Bangkit untuk Kesejahteraan Rakyat".




Pada awal sambutannya, SBY mengucapkan selamat Hari Koperasi dan menjelaskan bahwa koperasi masih dan tetap penting di era Globalisasi. Presiden juga menerangkan, sejak era Presiden Soekarno hingga sekarang, setiap kelapa negara selalu berusaha mensejahterakan rakyat Indonesia dan koperasi UKM punya andil besar didalamnya. "Indonesia mempunyai sabuk pengaman pada saat krisis 1998 yang membuat perkonomian negeri ini bisa tumbuh seperti sekarang ini yaitu koperasi dan UKM. Oleh karena itu, koperasi dan UKM harus tumbuh dengan baik ke depan," ujar SBY.

Presiden SBY mengatakan sebagaimana negara berkembang lainnya, Indonesia masih menghadapi masalah kemiskinan dan pengganguran. "Angkanya bertambah baik, dari tahun ke tahun setelah krisis sudah ada peningkatan, artinya kemiskinan dan penggangguran berkurang. Negara lain, karena krisis 2 tahun lalu, banyak menghadapi persoalaan ekonomi termasuk penggangguran. Cara yang paling efektif untuk mengurangi kemiskinan dan penggangguran --banyak studi dan praktik di negara sahabat-- adalah dengan menggembangkan koperasi dan UKM," terang Presiden SBY.

"Membangun ekonomi Indonesia dan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat tidak bisa hanya mengikuti model ekonomi negara lain. Yang bisa akhirnya menggangkat taraf hidup 240 juta di seluruh tanah air, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote, adalah ekonomi rakyat, " jelas SBY.

Menteri Koperasi dan UKM Syariefuddin Hasan dalam sambutannya menegaskan bahwa tema yang diangkat mengandung semangat dan tekad untuk lebih membangkitkan peran koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat dan soko guru perekonomian nasional, sehingga meningkatkan kesejahteraan rakyat sesuai dengan amanah UU No.25 1992 tentang perkoperasian.

Pada tahun ini Kementerian Koperasi dan UKM menggagas program Gerakan Masyarakat Sadar Koperasi (GEMASKOP). "Gemaskop ini digagas seiring dengan banyaknya kebijakan pemerintah yang telah dilaksanakan, antara lain bantuan sosial, penguatan modal, kredit KUR, dana bergulir, pelatihan, kewirausahaan, pameran dan sebagainya, yang telah banyak memberikan peluang dan kemudahan kepada rakyat untuk mendirikan dan lebih meningkatkan usaha koperasi," ujar Syariefuddin Hasan.

"Objektif Gemaskop adalah teciptanya koperasi-koperasi yang kreatif, inovatif, dan berskala bersar serta memiliki daya saing tingkat nasional dan internasional," Menkop dan UKM menambahkan.

Dalam acara tersebut, Presiden SBY menyematkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia Satya Lencana Pembangunan kepada empat orang perwakilan, yaitu Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Eko Maulana, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf, Walikota Kupang Daniel Abdoe, dan Ketua Koperasi Simpan Pinjam Nasari Semarang Sahala Panggabean. Sementara penghargaan Satya Lencana Wirakarya bidang koperasi diberikan kepada Ketum Koperasi Karyawan Tjiwi Kimia Jatim Sunoto Santoso.

Usai memberikan sambutan, Presiden SBY didampingi Ibu Ani meninjau Stand Expo Pembiayaan 2010 yang berada di Balai Prajurit. Peninjauan kemudian diakhiri dengan menuliskan pesan singkat pada pigura deklarasi KSP/USP.

Turut menyertai Presiden SBY pada kegiatan kali ini diantaranya, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Mensesneg Sudi Silalahi, Mensos Salim Segaf Aljufri, Menakertrans Muhaimin Iskandar, Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, Menkominfo Tifatul Sembiring, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Gumelar, Kepala BKPM Gita Wirjawan, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

 

Presiden Instruksikan Pembenahan Manajemen Koperasi

Presiden SBY saat menyampaikan sambutan pembukaan peringatan puncak  Hari Koperasi ke-63 di Lapangan Kodam V/Brawijaya, Surabaya, Kamis  (15/7) pagi. (foto: abror/presidensby.info)

Presiden SBY saat menyampaikan sambutan pembukaan peringatan puncak Hari Koperasi ke-63 di Lapangan Kodam V/Brawijaya, Surabaya, Kamis (15/7) pagi. (foto: abror/presidensby.info)

Dari pengalaman enam tahun bertemu masyarakat koperasi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menemukan banyak koperasi yang masih belum maju karena manajemen dan sumber daya manusianya belum seperti yang diharapkan. "Permodalannya pun sering tidak mencukupi," ujar SBY dalam sambutan Peringatan Hari Koperasi ke-63 di Lapangan Kodam V/Brawijaya, Surabaya, Kamis (15/7) pagi.

Banyak juga koperasi yang didirikan melayani anggotanya, namun belum baik benar. Itulah yang harus ditingkatkan. Oleh karena itu Presiden SBY mengajak semua pihak untuk memperbaiki dan menyempurnakan secara bersama-sama. SBY menginstruksikan semua jajaran pemerintahan, mulai dari Presiden, Menkop dan UKM Syariefuddin Hasan, Ketum Dekopin Nurdin Halid, semua gubernur dan bupati se-Indonesia dan mitra koperasi, untuk mengatasi masalah tersebut dengan serius.

Presiden juga menginstruksikan Mendag Mari Elka dan Mendagri Gamawan Fauzi untuk terus menjaga eksistensi pasar tradisional. "Boleh ada hypermart, tapi walikota dan bupati harus mengaturnya dengan baik, jangan sampai mematikan pasar tradisional," ujar SBY.

"Saya sudah banyak meresmikan pasar tradisional yang selama ini ternyata bisa berkembang dengan baik. Yang penting dijaga kebersihan, kesehatan, dan ketertibannya. Dengan demikian usaha kecil dan mikro, serta usaha koperasi bisa memasok di pasar-pasar tradisional. Dengan kebijakan yang baik juga bisa masuk ke pasar modern," terang SBY.

Peminjaman model KUR, menurut Presiden SBY, juga harus disukseskan, dimana sejak dimulainya program ini pemerintah telah mengalirkan dana sebesar Rp 51 triliun dan sampai 2014 ditargetkan dapat mengalirkan dana hingga Rp 100 triliun.

Agar kesejahteraan semakin naik serta berkurangnya kemiskinan dan penggagguran, Presiden SBY mengajak untuk bersama-sama menjaga dan memajukan koperasi yang sudah ada, serta menambah lagi jumlah koperasi. "Koperasi kita jadikan wahana untuk menolong diri sendiri dan mencukupi kebutuhan warganya. Ingat kalau bersaing di pasar dunia, usaha mikro, kecil, dan koperasi bisa kalah dengan usaha-usaha yang besar," jelas Presiden SBY.

"Oleh kerena itu, strategi ekonomi Indonesia adalah kita ingin membesarkan dan memperkuat pasar domestik agar semua produksi koperasi bisa dijual di negeri sendiri. Tidak terlalu banyak urusan biaya dan prosedur untuk mengekspor, meskipun terbuka kesempatan mengekspor keluar negeri," ujar SBY.

Koperasi jangan hanya dijadikan wahana untuk memenuhi kepentingan ekonomi. "Sesuai dengan sejarahnya di dunia maupun, di Indonesia koperasi itu juga ada aspek sosial, paguyuban, gotong royong, bersatu padu, tolong-menolong. Ada aspek budayanya juga ada aspek demokrasinya," kata SBY.

Presiden juga mengajak untuk mendirikan lebih banyak lagi koperasi di komunitas petani, nelayan, pekerja, guru, TNI, Polri, dan semua komunitas agar rakyat Indonesia semakin meningkat taraf hidupnya. "Saya 30 tahun bertugas di TNI, 15 tahun saya aktif menjadi anggota koperasi. Mulai pangkat letnan, kapten, sampai mayor dengan gaji pas-pasan. Waktu itu kami sungguh ditolong dengan usaha koperasi," kenang SBY.

"Tanggal tua ambil barang dulu, gajian bayar. Membeli barang karena tidak banyak mengambil untung, lumayan lebih murah, koperasi menolong. Mungkin bagi orang kaya tidak terasa, bagi rakyat yang menghadapi persoalan keseharian itu sangat membantu. Saya dan keluarga merasakan manfaat dari koperasi." lanjutnya.

Presiden SBY mengungkapkan kegembiraannya dengan adanya kerjasama koperasi dengan Telkom terkait teknologi informasi agar bisa lebih dikenal dunia. Presiden juga mendukung penuh gerakan masyarakat sadar koperasi dan gerakan minum susu yang dicanangkan Kementerian Negara Koperasi dan UKM. "Kalau anak-anak kita rajin minum susu akan jadi juara kelas, cerdas" kata SBY.

"Kalau pemain bola sejak kecil minum susu jadi juara dunia. Bukan hanya Spanyol, Indonesia suatu saat jadi juara Asia, dan dunia kalau kita rajin minum susu, " ujar Presiden memberi semangat anak-anak. "Mari kita bikin susu ini yang baik, yang terjangkau masyarakat. Jangan mahal-mahal harganya. Dengan demikian bangsa kita lebih sehat jasamani dan rohani," lanjut SBY yang langsung diamini para undangan yang hadir.

Refleksi

ROKNEWSPAGER ERROR: File not found: ../images/stories/uy%20jas%20kecil.jpgROKNEWSPAGER ERROR: File not found: ../images/stories/uy%20tanpa%20jas%20kecil.jpgROKNEWSPAGER ERROR: File not found: ../images/stories/uy%20jaket%20kecil.jpg
  • SBY Lunak menghadapi Malaysia?
    Oleh Drs. Usman Yatim, M.Pd, M.Sc.

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah menyampaikan pidato tentang sikap dan kebijakannya soal penanganan masalah hubungan Indonesia-Malaysia, di Mabes...
    04 September 2010
  • Krisis Kepercayaan dan Media Massa
    Oleh Drs. Usman Yatim, M.Pd, M.Sc. Krisis kepercayaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara kini tengah disorot  secara luas. Banyak pihak menuding, para pejabat kita sekarang sering...
    29 August 2010
  • Manuver Ruhut, Mengangkat atau Merusak Citra SBY?
    Oleh Drs. Usman Yatim, M.Pd, M.Sc. Ruhut Sitompul kembali mengeluarkan pernyataan yang mengundang reaksi banyak kalangan, termasuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sendiri. Ruhut mengungkapkan idenya...
    23 August 2010
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8

Damandiri

ROKNEWSPAGER ERROR: File not found: ../images/stories/haryono-senyum%20web.jpg
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8

Tajuk

  • Mudik Bersepeda Motor
    Setiap lebaran, terjadi eksodus besar-besaran manusia Indonesia yang mudik berlebaran di kampung halamannya. Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Danang Parikesit memperkirakan tahun 2010 ini...
    04 September 2010
  • Kembali ke Trilogi Pembangunan

    Akhir-akhir ini tingkat kriminalitas terus meningkat bahkan semakin ganas dan mencekam masyarakat. Khususnya, kriminalitas dengan senjata api terhadap bank serta nasabahnya, toko emas dan lain sebagainya....
    30 August 2010
  • RAPBN untuk Martabat Kedaulatan RI
    Ironi sekali. Dalam nuansa peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan RI ke-65, Polis Marin Malaysia (PMM) menerobos kedaulatan teritorial kelautan yang masuk Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia...
    22 August 2010
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8

Sudut Madina

Sudina Edisi 306

Pakar : Pidato presiden mengecewakan
Apalagi kalau sampai tiga priode

KPK : 26 anggota DPR tersangka korupsi
Perlu dianggarkan LP baru

Obama : Irak membuka lembaran baru
Perang saudara setelah diadu domba

Sudina Edisi 305

Terhadap teroris sigap, kepada perampok lambat
Siapa dulu sponsor teroris..?!

Menlu: Tidak dibenarkan tukar guling warga
Asalkan ada saling pengertian

Keluar dari PAN, SB Diincar Banyak Parpol
Asalkan yang diincar bukan kantongnya