 (Surabaya, MADINA): Daftar Penduduk Tetap (DPT) merupakan awal penataan untuk mencapai kesejahteraan rakyat . Sistem dan menejemennya harus diperbaiki seperti apa yang dilakukan oleh Kelurahan Gedung Baruk, Surabaya Barat ini. Lebih-lebih penduduk Surabaya yang penduduknya siang dan malam jumlahnya berbeda. Berbeda karena penduduk disekitarnya bekerja di Kota, sedangkan kalau malam mereka kembali kerumah masing-masing. Semua itu adalah anak bangsa yang harus dilindungi.
Kalau sistem DPT-nya sudah diperbaiki maka bila ada pemilihan kepala daerah atau gubernur tidak akan muncul keributan. “Sistem manajemen dan sistem informasi ini adalah sangat penting,” ujar Ketua Yayasan Damandiri, Prof Dr Haryono Suyono yang didampingi Presiden Asian Urban Information Center of Kobe (AUICK), Prof Hirofimi Ando saat berkunjung ke Kantor Desa Gedung Baruk, Surabaya Barat untuk melihat dari dekat sistem manajemen Kelurahan tersebut, baru-baru ini. Untuk itu, lanjut Prof Haryono, yang sempat melihat praktek sistem manajemen tersebut, kalau ada yang mendaftarkan diri sebagai penduduk tidak boleh berbohong, nama, tanggal lahir dan domisili harus benar dan tepat. Kalau pendaftaran awal sudah salah maka akibatnya akan mempengaruhi sistem yang ada. Dia memberi contoh, disebelah sana ada orang bernama H Suyono, tetapi disini ada orang yang namanya Haryono Suyono, H Suyono dan Haryono Suyono itu orangnya beda. Untuk itu, semua penduduk yang melapor harus jujur, karena kalau tidak jujur pasti ketahuan. Kalau komputer dan sistem di Kelurahan Gegung Baruk bisa berjalan dengan baik maka ada dua akibat dua akibat yang penting. Pertama, system ini bisa dipakai di Surabaya secara keseluruhan, Disini diciptakannya system menejemen baru yang mendapat kunjungan orang Jepang dan Philipina untuk pertama kalinya. Tetapi kalau sistem itu benar maka akan dikunjungi oleh orang dari berbagai negara. Begitu juga kalau system ini bagus maka akan bisa dianggap system nasional. Prof Haryono juga mengharapkan bukan hanya sistem DPT-nya saja yang bagus tetapi tata kelola lingkungan di Kelurahan Kedung Baruk juga harus bagus. Kita menyambut baik sistem menejemen yang sedang dikerjakan disini. Lingkungan yang hijau akan diperindah lagi, produk makanan dari Gedung Baruk yang sudah bagus diberi kemasan lebih bagus. “Kita tidak hanya berpikir nasional tetapi juga berpikir global, ajak Prof Haryono. (sy) |